Ya, hai 🙂

 

September 22, katanya. Selamat datang di blog ini. Lupa ini blog ke berapa yang pernah kubuat. Sebelumnya masih ada di blogger, dengan nama yang sama. Hanya saja, di sana terasa ringkih. Um, bukan, tapi semacam itu. Seseorang harus menemukan kata yang tepat untuk hal yang kurasakan soal blogger. Duh, penting banget =)) Sebentar, rasanya itu bisa bernada “rapuh” atau “tak solid”. Nah, begitulah. Jadi, di blogger kesannya ramai saja. Sedangkan, setelah kucoba di wordpress ini, lebih berasa utuh, kukuh, kalakupand #plak. Ya sudah. Sebagai “hai”, rasanya ini terlalu tak penting. Jadi, ya selamat datang di Juma Berngi.

Oh, artinya? Ahak hak hak. Juma berngi itu berasal dari bahasa Karo, yang terdiri dari kata juma (ladang) dan berngi (malam). Juma berngi berarti bermalam di ladang. Aku tak tahu apa itu semacam tradisi atau cuma sekadar kebiasaan alami tanpa motif jelas yang berhubungan dengan leluhurku, suku Karo. Namun, keluarga kami pernah beberapa kali juma berngi, dulu ketika liburan sekolah. Tak asyik itu. Tak ada teman bermain selain saudara sendiri dan alam. Jadi begitu saja. Aku menggunakannya sebagai, pura-pura tahu sajalah…

 

Tanjung Duren, 04.220916.14.56

Advertisements