27 September 1976. Happy forty, Totti. Empat puluh tahun dan masih main sepakbola. Pangeran Roma. Satu klub seumur hidup. Setia. Bodoh dan bahagia. Oh, kau mengingatkanku pada sesuatu yang tak kulakukan, Totti. Dan hal lainnya yang tak kudapatkan karena tak melakukan itu. Fantatista. Unik dan rasanya kini tinggal satu-satunya kau di Itali. Atau mungkin di dunia. Selamat ulang tahun. Seandainya aku bisa bertemu denganmu, ingin kubandingkan 180cm tinggimu apakah setinggi 180cm tinggiku. Mengidolakanmu sejak SMA, mengidolakanmu sampai nanti, meski kadang kau bikin aku kesal setengah mati karena sikapmu di lapangan, yang membuatku jadi sasaran ledekan teman-temanku. Tertawa. Tapi kau memang tiada duanya dalam hal itu. Totti. Sekali lagi, selamat ulang tahun. Tahun depan, pensiunlah. Istirahat di rumahmu yang nyaman, dengan keluarga. Kau tahu, terkadang tersiksa melihatmu bermain sekuat tenaga di atas lapangan dengan usiamu seperti sekarang. Kau tak perlu membuktikan apa-apa lagi, Bung. Kau sudah melakukan segalanya sejak lama. Ya. Tak diragukan lagi. Buon Compleanno Totti 🙂

 

Advertisements