Aku yang Salah

(1)

Di tempat yang jauh aku berusaha. Coba ‘tuk benahi hati semampu ku bisa. Tapi ada yang salah padaku. Pasti ada yang salah pada caraku. Selalu tersakiti hati yang mencintaku dan ku tak peduli. Maafkan ku bila tak juga mengerti air mata yang jatuh karenaku. Akulah yang salah memahami cinta, akhirnya kau luka. Akhirnya kau luka.

(2)

Cobalah menjauh, pergi meninggalkanku. Biar kurasakan sesal kehilanganmu. Tapi aku selalu meninggalkan hati yang mencoba untuk bertahan. Inikah hukuman karena telah aku simpan setia percuma. Maafkan ku bila melukaimu. Janjikan terlupa masa laluku. Akulah yang salah memahami cinta, akhirnya kau luka. Akhirnya kau luka.


Berbagi Mimpi

Aku bertanya pada malam saat kau tak ada. Dia bilang kau merindukanku. Aku bertanya pada bintang saat kau tak di sini. Semoga kau melihatnya. Mungkin saja aku terlalu jauh darimu. Mungkin saja aku bisa terlupa kataku. Tapi kau harus yakin, pada janji yang pernah kuucapkan untukmu. Sejenak tanggalkan ragumu malam ini.

reff.

Kumohon, Sayang, jangan kauragukan betapa aku mencintaimu. Lihatlah bintang-bintang berbisik tersenyum, dan katakan padamu, bahwa aku ajak berbagi mimpi.

Aku sampaikan alunan nada yang kucipta saat pelukmu tak ada. Aku inginkan percayamu. Kulakukan segalanya hanya untukmu.

reff.

Kumohon, Sayang, jangan kauragukan: hanya namamu melekat di hariku. Bertahan, Sayang. Sentuh bintang-bintang. 

Sampaikan salamku, hantarkan rinduku. Dan percaya aku: ku menginginkan sosokmu di setiap sepinya malamku.

#

Karena mimpi ingin kubagi, karena mimpi ingin kubagi. Karena mimpi ingin kubagi, karena mimpi ingin kubagi bersamamu.


Cinta

(1)

Cerita kutuliskan dengan sebentuk cinta. Hari yang biasa kini terasa sempurna. Rindu dan mimpi pun selalu tentang berharap. Ingin kau di sini jadikan rusukku lengkap.

chorus.

Serasa perjalanan tiba di akhirnya. Ternyata engkau yang selama ini kucari. Inginku bila petualangan terhenti. Namamu menjadi namaku.

(2)

Aku membayangkan indah mimpi tentang kita. Terwujud bahagia hingga di ujung usia. Jemari manismu yang kusematkan cincinku. Aku juga kenakan cincinmu di jemari.

#

Nyanyikan bersama lagu tentang cinta. Dan setia hingga di ujung usia. Rebahkan letihmu di pundakku. Ajariku air matamu. Wujudkan indahnya mimpi tentang kita. Iringi aku di setiap hari nanti. Rindukan hadirku bahkan saat penatmu. Aku pun rindukanmu.


Dian

Hari ini adalah harimu, Dian, yang teristimewa bagimu. Meski tanpa sebatang lilin aku nyalakan, sebagai tanda ulang tahunmu. Tak ada yang bisa kuberikan. Hanya doa untuk kebahagiaanmu.

Pastikan engkau bisa mewujudkan mimpi, yang terlihat dalam lelapmu. Pastikan kau mampu ‘tuk bertahan. Di sini aku selalu mendukungmu.

reff.

Semakin dewasa sifatmu, Adikku. Semakinlah tangguh kepak sayapmu. Kuingat saat kau masih, kuingat saat engkau masih bermain boneka. Masa kecil yang bahagia dan aku ada di sana.

chorus.

Tak terasa bertambah lagi usiamu. Kuucapkan selamat ulang tahun, Adikku. Semoga panjang umur, sehat, dan bahagia. Kunyanyikan sebuah lagu untukmu. Jangan lupakan doamu, aku tak lupa doaku. Kuucapkan selamat ulang tahun, Adikku. Semoga Tuhan melimpahkan berkatNya bagimu. Kan terwujud semua mimpi dan harapanmu.


Keluarga

Saat pertama yang indah aku dapatkan segalanya. Perhatian, kehangatan, dan cinta. Atap tempatku berteduh, tiang tempatku bersandar, dinding yang melindungiku dalam hangat keluarga.

Sejauh aku berlari, rindu selalu temani. Suatu saat pasti aku bangun rumahku sendiri. Teduhkan dengan senyummu, bersandarlah di bahuku, dekapanku akan melindungimu, jadikan utuh hidupku.

bridge.

Awal segala kehangatan. Tempat letih disembuhkan.

chorus.

Tempat yang pantas untuk kurindukan saat jauh, sebuah rumah: rumah kita. Satu yang pasti akan kuwujudkan bersamamu, sebuah rumah: keluarga. 

Dekap pelukanmu yang kurindukan, membawaku untuk pulang kepadamu. Cinta yang kautunjukkan sungguh mampu, mendambakan kau milikku.


Nanana (Cokelat)

Dan ketika malam menghampiri aku, terduduk menanti hadirmu di sini. Dan ketika bulan tersenyum menyapa. Tanyaku padanya apa kau baik saja. Katanya kau mengharapkan coklat yang kauinginkan. Maka datanglah sekarang. Cukup sudah malam dingin temanku di sini.

reff.

Datanglah ke tempat aku menantimu. Kurindu menikmati malam denganmu. Kutakut keadaan memaksaku berhenti, dan kuhanya bisa bernyanyi:

chorus.

Apakah aku harus beranjak ke kamar tidurku. Biarlah kutunggu engkau esok saat mentari datang. Ya sudah kusimpan coklat ini yang sangat kau suka. Sepanjang hari ku ‘kan menunggumu datang ‘tuk mengambilnya.

Nanana nana, nananana, nananana, nana. 


Lagu Sederhana

Bagaimana melukiskan perasaan entah yang hinggap di hatiku kini? Saat melirik namamu, berpikir ada cermin yang tunjukkan, sisi berbeda dari hatiku, sisi yang lain dalam hidupku. Mungkinkah dirimu adalah jiwa yang dulu terpisah? Namun entahlah.

Baiklah aku mencoba menyanyikan lagu sederhana untukmu. Semoga bisa menjadikan indah pertemanan dalam kasih. Desember berhujan tahun ini, menuju harapan baru lagi. Mendoakan yang terbaik selalu hadir di harimu. Dan berbahagilah.

chorus.

Dengan kasih kuucapkan selamat ulang tahun, bahagia hidupmu. Sepenuh kasih sebuah lagu untukmu, semoga engkau suka mendengarkannya (menyanyikannya, mendengarkannya, menyanyikannya lagu sederhana).


Lupakan Rasa Bersalah

(1)

Hentikan segala keluhanmu, penat kaulepaskan. Coba ‘tuk beristirahat sejenak dari semua kesulitan. Kita hanya manusia biasa yang pasti merasakan lelah. Tak sempurna dan kadang pernah juga melakukan hal yang salah. Lupakan semua, Sayang, rasa bersalahmu.

(2)

Adakah satu tempat yang sangat ingin kaudatangi. Mungkin persimpangan hidup saat kau mengawali semua ini. Pergilah dan ambil waktumu sebanyak yang engkau mau. Gunakan ‘tuk menyembuhkan luka-luka di perjalanan hidupmu. Lupakan semua, Sayang, rasa bersalahmu.

bridge.

Selalu ada saat pelik untuk kita lewati. Hari ini pasti ‘kan terganti seperti roda berputar. Jangan khawatirkan tantangan di depan. Kita teruskan berjuang.

chorus.

Jangan sampai kaulupakan aku, karena terlalu sibuk pahami waktu. Janganlah, jangan lupakan kesehatanmu. Istirahatlah bila penat menghimpitmu. Lupakan semua, Sayang, rasa bersalahmu.


Pertemuan

Setiap pagi yang kutemui selepas tidurku. Menikmati hangat mentari dan segelas rindu. Janji yang menjelma mimpi tentang pertemuan. Siang hingga senja tiba, waktu yang ‘kan datang. Kuharapkan cerah tetap bertahan. Dan petang yang indah antarkan kita menuju malam. Oh, merindumu. Oh, ‘tuk bertemu.

(2)

Mungkin aku ‘kan membisu, untuk kumeredam gejolak di dalam hati, tentang pertemuan. Membayangkan bagaimana memulai menyapa. Mendapatiku di sini yang merangkai kata: “Halo, apa kabar? Kau berantakan”. Janganlah kau diam. Ku tak tahu apa yang harus kukatakan. Oh, merindumu. Oh, ‘tuk bertemu.

chorus.

Menghirup aroma cinta, melukis kenangan. Bila malam akan datang, kita tunjuk bintang. Walau tahu itu jauh, sulit terwujudkan. Namun kita menikmati tentang pertemuan.


Tak Bisa Tidur

Apa yang telah terjadi padaku, hingga tak pernah lelap tidurku. Tiap kali kupejamkan mata, kau datang tersenyum indah, malah membuatku terpesona.

Pada malam kucurahkan rasa. Terkadang sendiri kutertawa. Pasti perlahan kubisa gila. Karena senyummu yang manja, kini membuatku jatuh cinta.

reff.

Saat malam kutitipkan salam termanis, dan kugantungkan pada indahnya bintang-bintang. Hanya untukmu. Kumohon kali ini biarkanku tidur terlelap, dan izinkanlah kumimpikan dirimu. (Memimpikan senyummu, mendambakan hadirmu. Bersamaku, bersamaku).

bridge.

Mengapa jatuh cinta malah membuatku tak bisa tidur. Malam terasa lebih lama saat ku rindu, ingin berjumpa denganmu. 

==============================

Advertisements