Suatu kali aku naik kereta Kertajaya. Si Ular Besi itu bertolak dari stasiun Pasar Senen menuju Surabaya. Suatu pemandangan yang kulihat setelah kira-kira satu jam lebih duduk di kursi dekat jendela adalah pedesaan dan sawah-sawah selepas stasiun Pabuaran.  Persisnya aku... Continue Reading →